Ingin Berhenti Merokok? Coba Lakukan Terapi Ini

By December 8, 2016Lifestyle
Berhenti Merokok dengan Hipnoterapi

SukaSPORT - Masyarakat Indonesia, dari segala usia, mulai dari remaja, orangtua, bahkan anak-anak di bawah umur sudah kecanduan merokok. Semua orang tahu bahwa merokok merusak kesehatan, dapat menyebabkan kanker paru-paru, sakit jantung, stroke dan banyak lagi. Oleh sebab itu, berhenti merokok dari sekarang. Berhenti merokok dengan hipnoterapi akan membantu kamu menyusun ulang alam bawaah sadar, sehingga kamu tidak suka atau tidak butuh rokok selamanya.

Penyebab para perokok kecanduan adalah nikotin yang terkandung di dalam rokok. Nikotin mempengaruhi keseimbangan kimia pada otak, khususnya dopamin dan norepinefrin, hormon yang mengendalikan rasa bahagia dan rileks. Ketika efek nikotin mulai bekerja, maka level mood dan konsentrasi pun akan berubah.

Baca juga: Awas, Wanita Sehat Tak Merokok Juga Bisa Kena Kanker paru

Para perokok merasakan bahwa efek tersebut terasa nikmat dan menyenangkan. Perubahan tersebut terjadi sangat cepat. Ketika seseorang menghisap rokok, nikotin akan langsung menuju ke otak dimana efeknya akan bekerja. Itulah mengapa perokok sangat menikmati efek dari nikotin dan menjadi ketergantungan terhadap efek tersebut.

Aktris peraih piala Oscar, Charlize Theron pernah mengatakan bahwa merokok adalah kunci suksesnya dalam film. Dalam sehari, bintang yang pernah meraih Piala Oscar ini merokok bisa habis hingga tiga bungkus. Beruntung, ia berhasil berhenti merokok dengan bantuan hipnoterapi.

Metode terapi

Agar kamu bisa berhenti merokok dengan hipnoterapi, dalam program ini hal pertama yang dilakukan adalah mencari akar permasalahan mengapa seseorang merasa khawatir dan cemas. Tahap kedua adalah proses regresi, yakni menarik ke belakang semua permasalahan dan kecemasan pasien. Di tahap ini, pasien dibuat tertidur dengan mendengarkan musik. Dalam kondisi ini, dia akan mengembalikan memori pasien pada masa-masa menyedihkan. Pada tahap ini biasanya pasien akan menangis tersedu-sedu atau berteriak-teriak. Ini tandanya proses terapi yang merupakan cara berhenti merokok akan berhasil.

Baca juga: Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF 2016

Tahap ketiga adalah mensugesti pasien untuk memutus pola kebiasaan merokoknya. Dalam kondisi seperti ini, otak manusia berada di alpha theta, di mana apa pun yang dibicarakan seseorang, bisa diterima dengan baik.

Alpha adalah gelombang otak (brainwave) yang terjadi pada saat seseorang yang mengalami relaksaksi atau mulai istirahat dengan tanda-tanda mata mulai menutup atau mulai mengantuk. Theta adalah adalah gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami tidur ringan, atau sangat mengantuk.

Secara fisiologis, saat hipnotis berlangsung, ada hormon endorfin dan melatonin yang dikeluarkan secara sempurna di otak. Hormon ini terdistribusi ke sel-sel otak. Fungsi dari hormon ini adalah penenang, antidepressan, anestesi, dan penghilang rasa sakit.

Baca juga: Makan Kenyang tapi Tak Gemuk? Konsumsi 8 Makanan Ini

Tidak ada efek samping

Berhenti merokok dengan hipnoterapi tidak menggunakan alat ataupun obat-obatan. Pasien hanya mendengarkan musik untuk relaksasi. Jadi, tidak ada efek samping yang negatif. Keluhan pasien pada terapi ini, mereka merasa “kurang” jika tidak merokok. Usahakan ganti rokok dengan wortel yang dipotong-potong seukuran rokok. Jadi, ketika timbul keinginan merokok, pasien dapat mengonsumsi wortel tersebut.

Biasanya orang yang terputus nikotinnya akan mengalami masa sakau. Jika pasien teratur menjalankan hipnoterapi ini, maka efek sakau akan tertangani dengan baik pada sesi terapi. Idealnya, terapi ini dilakukan 5 kali berturut-turut atau bisa juga seminggu 2 kali.

Bila kamu ingin merokok, pikirkan baik-baik kerugian ekonomi, bahayanya bagi kesehatan dan juga kesehatan orang-orang di sekitar kamu. Jangan lupa, bahaya rumah kebakaran gara-gara tertidur ketika rokok masih menyala juga berpotensi terjadi.

Berhenti Merokok dengan Hipnoterapi

Leave a Reply