SukaSPORT - Tanpa kita sadari banyak hal yang berubah setelah seseorang menikah. Khusus bagi pria, “perubahan” yang sering terjadi adalah ukuran lingkar pinggang yang terus melebar alias berperut buncit. Mau tahu penyebab pria menikah sering punya perut buncit?
Sebenarnya banyak penyebab yang membuat para pria menikah cenderung memiliki perut buncit. Bisa dari pola makan yang nggak seimbang, hingga stres karena tanggung jawab yang semakin bertambah.
Saking banyakya pria yang berperut buncit setelah menikah, Universitas Minnesota di Amerika Serikat sampai membuat penelitian lho. Hasilnya, hampir 60 persen pria yang baru menikah di AS mengalami masalah berat badan.
Dan, ternyata, para pria di Indonesia pun “11-12” dengan yang dialami di AS. Kok bisa ya? Nah, seperti dilansir dari Esquire, menurut para ahli gizi dan ahli kesehatan Universitas Indonesia, ada beberapa alasan mengapa para calon bapak-bapak ini memiliki perut buncit.
Yuk kita simak beberapa alasan mengapa pria menikah lebih gampang memiliki perut buncit.
1. Stress karena bertambahnya tanggung jawab
Banyak yang nggak menyadari, stress dapat membuat kamu lebih sering lapar. Memang nggak semua orang yang mengalami stress akan selalu merasa lebih lapar. Tetapi kebanyakan justru menjadikan makanan sebagai bentuk pelampiasan untuk medapatkan rasa nyaman.
Beban kerja yang tinggi juga bisa menjadi penyebabnya sehingga membuat kamu stress. Alhasil, membuat kamu menomorduakan gaya hidup sehat.
Baca Juga: 5 Trik Hilangkan Perut Buncit dengan Plank
2. Pola makan dan istirahat yang nggak teratur
Penyebab yang kedua ini biasanya banyak dialami para pria yang baru saja memiliki momongan. Bayi yang baru melahirkan akan lebih banyak terbangun di malam hari sehingga menimbulkan efek domino.
Akibatnya adalah membuat suami harus bergantian menjaga si kecil dan waktu istirahat pun berkurang. Apalagi di pagi harinya, kamu sdah harus kembali berangkat bekerja.
Pola istirahat yang nggak teratur juga otomatis akan mengganggu pola makan kamu. Makan akan dianggap nggak lebih dari sekedar penawar rasa lapar, bukan sumber energi dan asupan nutrisi. Pasalnya, ritme istirahat yang berantakan akan membuat metabolisme tubuh menjadi lebih lambat.
3. Males berolahraga
Waktu istirahat yang berkurang juga ternyata memiliki dampak lain, yaitu membuat kita menjadi males berolahraga secara teratur.
Apalagi daerah perut memang dirancang untuk menyimpan lemak. makanya, sangat sulit untuk membakar lemak di daerah perut jika kamu nggak berolahraga rutin.
Latihan kardio seperti lari atau jogging, berenang atau bersepeda bisa menjadi solusi. Latihan yang meningkatkan detak jantung dapat membakar kalori dengan baik.
4. Setelah menikah Pria tak mempedulikan berat badan
Menurut penelitian dari Universitas Minnesota, 25 persen pria yang menikah sudah nggak mempedulikan
berat badannya lagi (karena merasa sudah laku).
Diperparah jika suami istri memiliki hobi mengeksplor berbagai macam kuliner. Segala macam makanan pun dicobanya tanpa memperhatikan kandungan nutrisi.
Baca Juga: 4 Menu Sarapan Pagi yang Bisa Menghilangkan Perut Buncit
5. Bertambahnya usia ternyata bikin perut buncit
Ternyata, dengan bertambahnya usia seorang pria membuat metabolismee tubuh melambat. Sehingga membuat volume perut menjadi meningkat. Dengan metabolism tubuh yang melambat, proses membakar kalori dan lemak pun menjadi lebih lambat dan menyiakan tumpukan emak di perut.
Namun begitu, perut buncit bisa dialami oleh semua kalangan kok. yang terpenting adalah bagaimana kamu menjalani gaya hidup sehat dengan olahraga teratur an menjaga pola makan. Buat pria-pria menikah berperut buncit, ayo kecilkan perut dengan personal trainer dari Sukalive, mumpung lagi ada promo nih.

