SukaSPORT - Manfaat olahraga tenis bagi tubuh tidak hanya datang dari keringat yang mengucur selama berolahraga. Beberapa gerakan saat bermain tenis juga dipercaya memiliki efek yang baik untuk kesehatan tubuh kita semua. Bahkan, beberapa ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu olahraga tak ragu menyebut tenis lapangan sebagai salah satu olahraga terbaik.
Berdasarkan studi yang dilakukan Dr. Joan Finn dan rekan-rekannya, di Southern Connecticut State University, para pemain tenis merasakan manfaat olahraga tenis lapangan, yakni bisa memiliki kekuatan yang lebih tinggi, optimistis, dan meningkatkan rasa percaya diri meskipun dalam keadaan tertekan, marah, bingung, cemas, dan tegang dibandingkan dengan atlet lainnya.
Hal itu karena tenis lapangan membutuhkan kewaspadaan dan berpikir taktis, sehingga tenis dapat menghasilkan koneksi baru antara saraf di otak. Cara ini ternyata juga mampu menjadikan jaringan otak berkembang seumur hidup. Berikut beberapa manfaat olahraga tenis bagi tubuh yang berasal dari gerakan saat bermain tenis lapangan.
Baca juga: 10 Jenis-jenis Olahraga yang Wajib Dilakukan di 2017
Manfaat dari olahraga tenis:
1. Forehand swing
Tidak seperti pada olahraga bulutangkis yang menggunakan pergelangan tangan sebagai titik tumpu gerak, dalam tenis lapangan, justru bahulah yang berfungsi sebagai titik tumpu gerak. Forehand yang merupakan salah satu ayunan paling umum dalam tenis, memberikan latihan yang baik untuk seluruh lengan, dari bahu hingga tangan.
Seluruh tubuh memberikan kontribusi keberhasilan ayunan, sehingga membuat raket berkontak langsung dengan bola. Kekuatan tembakan forehand berasal dari deltoids atau otot bahu yang berhubungan dengan otot dada. Otot bisep pun membantu gerakan mengayun dengan berkontraksi dan menarik lengan pada siku.
2. Backhand swing
Salah satu gerakan yang sulit dalam tenis lapangan adalah gerakan backhand swing. Tidak seperti forehand, gerakan ini lebih menggunakan kekuatan dari otot-otot posterior, seperti otot trisep, deltoids, dan latissmus dorsi, atau otot-otot pada bagian ketiak. Latissmus dorsi bertanggung jawab untuk menarik bahu ke bawah dan kembali ke posisi semula, untuk memberikan kontribusi agar gerakan backhand lebih dinamis.
Otot trisep akan berfungsi maksimal pada gerakan ini sebagai penghubung siku, sehingga membuat bisep berkontraksi dan membuat otot trisep berelaksasi. Manfaat olahraga tenis dari gerakan ini membuat kedua otot lebih seimbang sekaligus memperkuat otot trisep.
Baca juga: 5 Petenis Top Pria-Wanita di Australian Open 2017
3. Smash shot
Merupakan salah satu pukulan yang paling kuat dalam tenis. Gerakan ini seolah-olah dapat dilakukan oleh pemain tenis dengan menggunakan seluruh otot mereka. Ketika diteliti lebih lanjut, ternyata otot yang digunakan dalam gerakan ini sama seperti otot-otot yang digunakan saat melakukan gerakan serving the ball.
Sama seperti ketika seorang petinju melakukan pukulan silang. Energi dimulai dari bagian kaki dan disalurkan hingga ke bagian bahu dan lengan. Catatan terbaik yang berhasil dibuat dari gerakan ini adalah saat kecepatan bola menembus kecepatan 200 km/jam. Dibutuhkan waktu yang tepat, kecepatan dan kekuatan untuk dapat memberikan smash shot yang dapat membuat lawan tidak berdaya.
4. Servis
Ketika melakukan servis, tubuh pemain tenis akan mengalami peregangan. Gerakan peregangan tangan di atas kepala dan melemparkan bola, lalu memberikan pukulan terhadap bola membuat ledakan energi singkat.
Saat melakukan gerakan ini, petenis telah membuat hampir seluruh bagian tubuhnya bergerak. Dimulai dari bagian kaki untuk menyiapkan pijakan setelah melakukan pukulan, hingga otot bahu yang akan bergerak maksimal untuk memukul bola pada titik tertinggi saat raket menyentuh bola.
Baca juga: Apa Pentingnya Pemanasan Sebelum Olahraga? Ini Ulasannya
Berolahraga secara rutin akan membuat tubuh kamu selalu sehat dan bugar. Namun, jangan lupa untuk selalu melakukan pemanasan sebelum olahraga. Lakukan gerakan-gerakan bermain tenis lapangan dengan benar, agar manfaat olahraga tenis dapat kamu rasakan.

