Ini Dia 10 Pemain NBA yang Jago Crossover

By February 10, 2017Sports
pemain nba jago crossover

SukaSPORT - Crossover merupakan salah satu gerakan mematikan yang sering digunakan oleh pebasket, khususnya mereka yang memiliki handling (kemampuan mengendalikan bola) di atas rata-rata. Berhasil atau tidaknya teknik crossover seseorang, bisa dilihat dari reaksi defender lawan. Apakah lawan terkena ankle breaker atau justru sebaliknya. Ada beberapa pemain NBA jago crossover yang berhasil memperdaya lawan dengan deadly crossover mereka. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

10 pemain NBA jago crossover

1. Kyrie Irving, Cleveland Cavaliers
Guard Cleveland Cavaliers sekaligus pemain terbaik di Piala Dunia Basket, Kyrie Irving, mendapat kehormatan sebagai atlet basket putra Amerika Serikat terbaik tahun 2014. Pemain NBA dengan crossover terbaik terpilih sebagai pemain inti di sembilan pertandingan untuk Amerika di Piala Dunia di Spanyol dengan rata-rata mencetak 12,1 poin dan 3,6 assists per pertandingan.

Daya tarik pemain basket jago crossover ini adalah dribble-nya yang sangat lincah dan cepat. Saking lincahnya Kyrie masuk dalam daftar pemain dengan skill dribble di atas rata-rata dan dijuluki “Master of Crossover” bagi sebagian orang.

Baca juga: Tips Cara Shooting 3 Point ala Stephen Curry

2. Stephen Curry, Golden State Warriors
Salah satu pemain NBA jago crossover, Stephen Curry, point-guard Golden States Warriors, bukan hanya akan menjadi calon penembak tiga angka ulung pada musim ini, namun bisa jadi sepanjang masa. Sebagai playmaker, Stephen Curry bisa dibilang salah satu yang terhebat di musim ini.

Beberapa aksi crossover yang dilakukannya sering kali membuat lawan-lawannya jatuh. Bukan hanya bisa mengecoh musuh saja, meskipun bola lebih sering di tangannya, tapi crossover terbaik di NBA ini nggak selalu “rakus” dalam urusan poin. Ia sering kali memberikan passing dan assist yang matang untuk rekan-rekannya di tim.

3. James Edward Harden, Houston Rockets
Shooting guard Houston Rockets, James Harden, memiliki visi playmaking di atas rata-rata, meskipun dia hanya seorang shooting guard. Kemampuan defense yang kerap kali dikritik pun perlahan diperbaikinya. Kualitas teknik bola basket, shooting skill, maupun atribut offense Harden tidak usah dipertanyakan lagi. Ia andal dalam hal tersebut. Satu-satunya kelemahan yang ia miliki dalam beberapa tahun terakhir adalah defense.

Harden menjadi salah satu pencetak gol paling produktif di NBA dan mendapat pengakuan sebagai shooting guard terbaik di NBA, serta salah satu pemain keseluruhan top di liga.

4. Chris Paul, Los Angeles Clippers
Chris Paul adalah seorang pebasket profesional NBA yang kini bermain untuk Los Angeles Clippers. Bakat bermain basket sudah ada dari diri CP3 -julukkan Chris Paul, di mana dia berasal dari keluarga pebasket. Ayahnya, Charles Edward Paul dan kakaknya, Charles ‘C.J.’ Paul, adalah pebasket andal.

Karier Chris Paul semakin bersinar setelah pindah dari New Orleand Hornets ke Los Angeles Clippers. Terbukti, dipertandingan terakhir Chris Paul saat Los Angeles Clippers bertandang ke kandang Dallas Mavericks, dia berhasil mencetak 31 poin. Angka yang sangat besar bagi seorang point guard.

5. Jamal Crawford, Los Angeles Clippers
Pemain cadangan Los Angeles Clippers, Jamal Crawford menjadi pemain cadangan terbaik musim 2013-2014 (NBA Sixth Man Award). Inilah kedua kali Crawford mendapatkan gelar itu setelah mendapatkannya ketika bermain di Hawks 2009-2010.

Dalam sejarah, hanya empat pemain yang pernah mendapatkan gelar ini dua kali. Selain Crawford, ketiga pemain lain adalah Detlef Schrempf/Pacers (1990-91, 1991-92), Ricky Pierce/Bucks (1986-87, 1989-90), dan Kevin McHale (1983-84, 1984-85).

Eits, sebelum melanjutkan membaca, lihat video crossover Kyrie Irving dulu yuk! Video diambil dari YouTube:

6. Rajon Rondo, Dallas Mavericks
Point guard Dallas Mavericks, Rajon Rondo memiliki keistimewaan dalam mengatur permainan di lapangan. Point guard kelahiran 28 tahun ini lain daripada yang lain. Di lapangan, dia sering mengenakan headband terbalik, yang pastinya menjadi ciri khas tersendiri bagi Rondo. Dia beberapa kali berhasil mencetak triple-doubles, dengan mencetak poin rata-rata 15 angka, 9 assists, dan 6 rebounds.

7. Tony Parker, San Antonio Spurs
William Anthony “Tony” Parker (lahir 17 Mei 1982) adalah pemainbola basket profesional Prancis dengan San Antonio Spurs dari National Basketball Association (NBA). Dia dipilih oleh San Antonio Spurs dengan memilih keseluruhan 28 dalam draft dan dengan cepat menjadi starting point guard, membantu Spurs menang tiga kejuaraan NBA Championship di 2003, 2005, dan 2007. Mempekerjakan langkahnya dan bidang tujuan persentase tinggi untuk efek yang besar, Parker telah dipilih sebagai All-Star NBA empat kali, All-NBA Third Team sekali, dan tahun 2007 NBA Finals MVP.

8. Kemba Walker, Charlotte Hornets
Point guard, Charlotte Hornets, Kemba Walker menjadi salah satu pemain kunci yang membawa kesuksesan untuk Hornets di musim lalu. Salah satu faktor mengapa Hornets sangat beruntung memiliki pemain seperti Walker adalah karena kemampuannya mencetak poin tak dimiliki kebanyakan pebasket di NBA. Dari enam laga awal NBA musim reguler 2016-2017, Charlotte Hornets sukses meraih lima kemenangan. Satu-satunya kekalahan yang ditelan oleh tim yang bermarkas di Spectrum Center itu didapat ketika berjumpa dengan Boston Celtics.

Baca juga: 10 Jenis-jenis Olahraga yang Wajib Dilakukan di 2017

9. Ty Lawson, Houston Rockets
Houston Rockets secara mengejutkan membuat keputusan nekat dengan merekrut pebasket kontroversial, Ty Lawson. Houston memboyong pria berusia 27 tahun itu dari Denver Nuggets dengan proses trade. Lawson yang biasa menempati posisi sebagai Point Guard telah berkostum Denver Nuggets sejak tahun 2009 lalu. Pada musim kompetisi NBA 2014/15, ia berhasil tampil sebanyak 75 kali dengan meraih poin rata-rata 15,2 dan assist 9,6 per game.

10. Mike Conley, Memphis Grizzlies
Kemudian, pemain NBA jago crossover selanjutnya adalah point guard Memphis Grizzlies, Mike Conley, mungkin layak dianggap salah satu pemain terbaik NBA yang tak berjodoh dengan gelar juara. Pengatur serangan Grizzlies ini memiliki semua kemampuan yang ingin dilihat dari seorang playmaker. Dia tak hanya mengatur serangan, tapi juga motor tim. Pemain bertangan kidal ini menoreh 17,4 poin, lima assist per laga. Dari rataan tersebut, setidaknya Conley menyumbang 25 angka lebih bagi klubnya di setiap laga.

jasa personal trainer

Leave a Reply