SukaLIVE.com - Setiap pria maupun wanita pasti ingin punya tubuh yang indah dan kencang tanpa lemak berlebih. Karena sudah pasti, orang kebanyakan lemak berpotensi terkena berbagai macam penyakit dan gangguan kesehatan. Karena itu, banyak orang yang melakukan usaha mati-matian untuk menurunkan berat badan, salah satunya adalah dengan operasi sedot lemak atau liposuction.
Sedot lemak adalah prosedur pembedahan yang menggunakan teknik hisap untuk menghilangkan lemak dari daerah tertentu di tubuh, seperti dari perut, pinggul, paha, bokong, lengan, atau leher. Liposuction juga membentuk (kontur) daerah-daerah tersebut.
Operasi ini dilakukan hanya oleh mereka yang “malas” melakukan diet dan olahraga secara teratur. Namun, sebelum melakukan operasi, ada baiknya kamu mengetahui efek samping atau bahaya yang mengintai setelah operasi.
[Baca juga: 9 Jurus Menjaga Kesehatan Wanita yang Sibuk]
Spesialis Gizi Klinik dari Rumah Sakit Ananda dan Mitra Keluarga Bekasi Timur, dr Stella Bela, M.Gizi, Sp.GK mengatakan, bagi yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, operasi tersebut bisa dilakukan jika Indeks Massa Tubuh (IMT) di atas 40.
“Bisa dilakukan tindakan jika IMT di atas 40 dan dengan pertimbangan dokter bedah,” kata Stella saat dihubungi melalui telepon, Jumat (28/10/2016).
Ketika ditanya soal efek dari operasi sedot lemak, Stella menjelaskan, semua tindakan bisa ada dampaknya. Namun, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan sebelum melakukan operasi, yakni atur pola makan, pola hidup, dan berolahraga dengan teratur.
Layaknya operasi besar, operasi ini juga membawa risiko, seperti pendarahan dan reaksi terhadap anestesi. Berikut beberapa komplikasi yang mungkin terjadi setelah operasi, seperti dilansir Mayoclinic.
7 efek sedot lemak:
1. Penyimpangan kontur
Kulit kamu mungkin tampak bergelombang, berkerut, atau “layu” karena pembuangan lemak tidak merata, elastisitas kulit buruk, dan penyembuhan yang tidak biasa. Perubahan ini mungkin permanen. Kerusakan di bawah kulit dari tabung tipis (cannula) yang digunakan selama liposuction dapat membuat kulit berbintik secara permanen.
2. Alergi
Bahaya sedot lemak atau liposuction adalah dapat menyebabkan alergi pada bagian tubuh yang dilakukan sedot lemak atau juga alergi pada bagian tubuh yang lainnya. Alergi ini biasanya berupa penyakit kulit, seperti munculnya ruam atau bintik-bintik merah pada kulit, yang menyebabkan rasa gatal dan juga terkadang terasa perih dan juga sakit pada bagian kulit yang mengalami alergi tersebut.
3. Mati rasa
Dampak lainnya dari operasi ini adalah dapat menyebabkan terjadinya mati rasa pada bagian tubuh tertentu, terutama bagian tubuh yang disedot lemaknya. Mati rasa menyebabkan kulit dan juga sensitifitas peraba pada bagian tersebut berkurang atau bahkan hilang. Hal ini dapat terjadi selama beberapa hari dan mungkin akan kambuh, seiring dengan berjalannya waktu.
4. Peradangan dan infeksi
Hal ini berkaitan dengan luka bekas operasi dan alergi yang kemungkinan dialami oleh pasien yang melakukan operasi penyedotan lemak. Infeksi ini dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan lainnya, seperti masuknya bakteri ke dalam tubuh. Hal ini bisa juga menyebabkan berbagai macam penyakit lainnya muncul, misalnya seperti infeksi saluran kencing.
[Baca juga: Waspada, 5 Hal Ini Akibatkan Kematian Ibu Hamil]
5. Lubang internal
Meski jarang terjadi, kanula (tabung yang dimasukkan ke dalam tubuh) yang menembus terlalu dalam bisa menusuk organ internal. Ini mungkin memerlukan pembedahan darurat.
6. Emboli lemak
Potongan lemak yang menempel dapat melepaskan diri dan terjebak dalam pembuluh darah, berkumpul di paru-paru atau melakukan perjalanan ke otak dan menyebabkan emboli. Emboli lemak merupakan keadaan darurat medis.
7. Masalah ginjal dan jantung
Pergeseran tingkat cairan seperti cairan yang disuntikkan dan disedot keluar dapat menyebabkan ginjal dan masalah jantung yang berpotensi mengancam nyawa.
Risiko-risiko komplikasi meningkat jika ahli bedah bekerja pada permukaan yang lebih besar dari tubuh kamu, atau melakukan beberapa prosedur selama operasi yang sama. Pertimbangkan efek samping ini dengan baik sebelum kamu memutuskan melakukan operasi.
Untuk memperoleh tubuh yang ideal, disarankan tidak melakuka sedot lemak. Sebaiknya, lakukan cara yang alami, yaitu selalu memperhatikan pola makan yang sehat, dengan porsi seimbang setiap harinya. Selain itu, diwajibkan untuk melakukan olahraga yang membakar kalori, karena selain untuk meningkatkan metabolisme dan daya tahan tubuh, olahraga juga sangat baik dan bermanfaat untuk menurunkan berat badan.
[Baca juga: Ini 3 Jenis Olahraga yang Cocok bagi Ibu Arisan]
