Awas! Jangan Tidur Setelah Makan Sahur, Ini Bahayanya

By May 29, 2017Lifestyle

SukaSPORT - Ayo siapa yang punya kebiasaan langsung tidur setelah makan sahur? sangat menggoda sih. Tetapi tahu nggak, kalau langsung tidur setelah makan sahur malah berbahaya bagi kesehatan kamu.

Bangun untuk sahur memang menjadi tantangan tersendiri di bulan Puasa. Pertama, biasanya akan merasa males untuk makan karena disaat tertidur nyenyak kamu harus bangun untuk makan.

Makan sahur menjadi sumber energi untuk berpuasa seharian. Kedua, karena rasa ngantuk yang luar biasa, mendorong kamu untuk kembali tidur setelah makan sahur. Nah, yang kedua itu yang nggak boleh kamu lakukan.

Baca Juga: 15 Makanan Protein Tinggi untuk Berpuasa

Penasaran apa saja bahaya langsung tidur setelah makan sahur? yuk, disimak beberapa risiko yang akan dihadapi kalau nekad melanjutkan tidur kamu.

1. Mengalami Gangguan Pencernaan

Saat kamu mengonsumsi makanan, lambung membutuhkan waktu sedikitnya dua jam untuk mengolah makanan menjadi sari-sari makanan yang akan diserap tubuh menjadi energi.

Apabila dalam kurun waktu dua jam tersebut kita langsung tidur, maka lambung belum sempat mengolah makanan yang kita makan. Alhasil, akibatnya kamu akan mengalami gangguan pada pencernaan.

2. Asam Lambung Meningkat

Pemicu asam lambung meningkat adalah salah satunya karena makanan yang dikosumsi tidak diolah dengan sempurna dan dapat menyebabkan iritasi pada dinding lambung.

Apalagi bagi yang punya riwayat penyakit maag nih, sebaiknya jangan langsung tidur setelah makan sahur. Gejalanya nyeri di sekitar ulu hati atau perut kiri bagian atas. Bisa juga menimbulkan sensasi panas di dada.

3. Refluks Asam Lambung

Kalau kamu mulai merasakan rasa panas di dada, teenggorokoan panas, mual, sendawa, mulut pahit, itu bisa jadi kamu mengalami refluks lambung atau bahasa kerennya, Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).

Refluks asam terjadi karena katup antara perut dan kerongkongan tidak menutup sempurna karena perubahan posisi tubuh. Posisi terlentang dapat menyebabkan makanan yang belum sempurna dicerna dapat berbalik dari lambung ke kerongkongan. Makanan ini membawa serta asam lambung, sehingga kerongkongan mengalami iritasi atau rasa panas.

Hal tersebut terjadi karena disaat makanan yang kamu makan pas sahur belum dicerna sempurna tetapi kamu langsung berbaring sehingga membuat asam lambung mengalir ke kerongkongan. Jadi, sudah paham kan, bahaya tidur setelah makan sahur?

Baca Juga: Tips Berolahraga Selama Puasa Ala Ade Rai

4. Memicu Serangan Stroke

Bahaya tidur setelah makan sahur adalah bisa memicu serangan stroke. Kok bisa? Apa hubungannya makan langsung tidur sama penyakit stroke?

Begini penjelasannya, Saat tidur, aliran darah dalam tubuh harus terjaga untuk menyuplai darah ke otak. Ketika kamu memilih tidur kembali padahal lambung juga tengah bekerja untuk mencerna makanan, maka akan membuat suplai aliran darah terbagi.

Kalau kebiasaan tersebut masih terus dilakukan, jangka panjangnya dapat membuat otak kekurangan oksigen dan akhirnya menyebabkan stroke penyumbatan.

Perlu kamu ketahui stroke terbagi dua jenis, yaitu stroke penyumbatan dan stroke pendarahan. Nah kebiasaan tidur setelah makan akan menyebabkan stroke peyumbatan.

5. Penimbunan Lemak.

Efek yang satu ini juga nggak bisa dianggap remeh lho. Saat kamu tertidur, tubuh nggak membutuhkan banyak energi, sehingga makanan tidak dijadikan kebutuhan tapi justru ditimbun menjadi lemak.

Apalagi, lambung yang nggak sempurna mencerna makanan sehingga timbunan lemak kamu pun dijamin bertambah.

Ada sebuah penelitian mengungkapkan , seseorang yang memiliki riwayat obesitas akan mengalami risiko kegemukan dua kali lipat jika mempertahankan kebiasaannya langsung tidur setelah makan.Jadi percuma buat kamu yang niat berdiet di bulan puasa ini

Baca Juga: Cara Menghitung Menu Ideal Pas Puasa

Gimana, masih berani langsung tidur setelah makan sahur? Semoga penjelasan diatas bisa merubah kebiasaan bagi yang sering langsung tidur setelah sahur dan tetp berolahraga untuk menjaga tetap bugar. Selamat menunaikan ibadah puasa.

nutrisi pembentuk otot

Leave a Reply