SukaLIVE.com - Kanker paru-paru adalah salah satu jenis kanker yang paling umum terjadi dan bisa dicegah. Terdapat 80-90 persen kasus kanker paru-paru yang berhubungan dengan kebiasaan merokok. Salah satu cara pencegahan risiko kanker yang satu ini yakni dengan mengonsumsi makanan anti kanker.
Merokok bisa dikatakan sebagai penyebab utama kanker paru-paru. Orang yang paling berisiko terkena kanker paru-paru adalah perokok aktif. Sekitar 80-90 persen kanker paru-paru dikaitkan dengan kebiasaan merokok. Meski begitu, bukan berarti setiap perokok akan terkena kanker paru-paru.
Pada 2012, kanker paru-paru merupakan jenis kanker yang paling sering terdiagnosis dan penyebab kematian akibat kanker tertinggi di dunia.
Kanker paru-paru adalah jenis kanker yang paling sering menyerang laki-laki di Indonesia. Berdasarkan data Globocan atau International Agency for Research on Cancer (IARC) pada 2012, di Indonesia terdapat 25.322 kasus kanker paru-paru yang menimpa pria dan 9.374 kasus yang menimpa wanita.
Spesialis Gizi Klinik dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran, dr. Lany Dewi Wijono, M. Gizi, SpGK mengatakan, untuk pencegahan risiko kanker paru-paru dari makanan adalah dengan mengonsumsi bahan makanan sumber antioksidan. Sumber antioksidan banyak dijumpai pada vitamin dan mineral.
“Dalam makanan sehari-hari selalu konsumsi sayuran dan buah-buahan. Konsumsi 3-5 porsi per hari,” katanya kepada SukaLIVE Sport, Senin (31/10/2016).
Lany menambahkan, sumber antioksidan tidak hanya vitamin dan mineral pada sayuran serta buah-buahan, tetapi ada zat lain yang bersifat sebagai antioksidan, yakni likopen yang banyak terdapat pada tomat dan semangka. Kemudian, kandungan flavonoid pada teh hijau, dan brokoli. Lalu, betakaroten terkandung dalam wortel dan labu kuning. Betakaroten jangan dikonsumsi dalam bentuk suplemen, tapi yang terkandung dalam sayur dan buah.
Baca: Jangan Tunggu Harga Rokok Naik, Segera Stop Merokok
Hal yang harus dihindari, lanjut Lany, untuk pencegahan risiko kanker paru-paru yakni dengan mengatur gaya hidup, waktu istirahat dan tidur yang cukup, manajemen stres, hindari bahan-bahan prooksidan seperti rokok dan zat-zat kimia berbahaya. Yang juga perlu dihindari adalah makanan yang mengandung bahan pengawet atau pewarna, perasa makanan yang berlebihan, makanan dan minuman yang tidak alami.
“Lakukan olahraga secara teratur dan konsumsi makanan sumber antioksidan yang alami,” pungkas Lany.
Nah, untuk pencegahan risiko penyakit ini, mulai dari sekarang sebaiknya kamu menyiapkan dan menyantap makanan anti kanker.
Berikut ini kami sajikan 6 makanan anti kanker:
1. Apel
Kabar baik bagi kamu yang suka mengonsumsi apel. Sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Plos One menemukan, asupakan flavonoid, yang banyak terkandung dalam apel, dapat memimalkan risiko kanker paru-paru. Asupan total flavonoids, flavonols, flavones, dan flavanones, dikaitkan dengan penuruan risiko kanker yang disebabkaan oleh rokok.
2. Bawang putih
Peneliti menemukan bahwa bawang putih memiliki efek anti kanker bagi hewan. Tapi baru-baru ini studi di Tiongkok menemukan, orang yang mengonsumsi bawah putih mentah dua atau lebih dari satu pekan, dapat meminimalkan risiko kanker paru-paru sebanyak 44 persen.
Baca juga: Kamu Yakin Aman dari Kanker Payudara?
Hal ini dikarenakan oleh zat yang bernama sulphide yang terkandung dalam bawang putih. Namun, kandungannya akan berkurang bila bawang putih dimasak.
3. Brokoli
Ternyata bukan hanya buah saja yang dapat menurunkan risiko kanker paru-paru. Sayuran seperti brokoli juga memiliki efek yang sama. Senyawa dalam sayuran ini, yaitu glucosinates dapat mengurangi risiko kanker paru-paru sebanyak 32 persen, terutama pada wanita. Tenang saja, bagi kita yang tidak menyukai brokoli. Masih ada beberapa alternatif sayuran lainnya, seperti kembang kol, lobak, kale, dan bak choy.
4. Ikan
Mengonsumsi makanan anti kanker seperti ikan ini, dapat memproteksi tubuh kita terhadap kanker paru-paru. Ikan dapat menurunkan risiko kanker paru-paru secara signifikan, menurut kajian dan analisis studi yang dilakukan hingga 2012.
Bagi kamu yang sering mengonsumsi ikan, risiko kanker paru-paru akan turun sebesar 21 persen. Tentu saja penurunan risiko kanker paru-paru bukanlah satu-satunya khasiat dari omega 3. Omega 3 juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan stroke.
5. Paprika merah
Paprika merah dan cabai merah mengandung fitokimia yang disebut capsaicin. Dalam suatu penelitian, zat inilah yang berperan sebagai “senjata” dalam melawan kanker paru yang ada pada tikus, karena terpapar zat kimia. Capsaicin menghilangkan sel-sel abnormal sebelum mereka berkembang dan menjadi tumor kanker.
Baca juga: Kurangi Risiko Kanker Payudara dengan Olahraga
6. Rempah-rempah
Kita telah membahas tentang makanan anti kanker paru-paru. Tapi komponen penting yang juga tidak boleh dilupakan, yakni rempah-rempah. Ternyata rempah-rempah juga memiliki peran yang sama. Rempah-rempah mediterranean, seperti rosemary, sage, parsley, dan oregano, juga dapat mengurangi risiko kanker paru-paru. Rempah-rempah ini mengandung senyawa carnisol, yang melawan sel-sel abnormal menjadi kanker.
Keenam makanan anti kanker tersebut lebih baik dikonsumsi sejak dini untuk pencegahan risiko kanker paru-paru. Namun jika kamu sudah mengidap kanker ini, sebaiknya kamu memeriksakan diri ke dokter untuk mengantisipasi kemungkinan penyakit yang lebih serius.
