SukaSPORT - Dalam penelitian dikatakan bahwa berenang membuat seluruh tubuh aktif bergerak. Olahraga yang santai dan keren bukan? Tapi sayang, tidak semua orang bisa berenang - termasuk orang dewasa. Nah, kalau kamu salah satunya, nggak perlu khawatir lagi. Kamu bisa mengikuti kursus belajar renang untuk dewasa yang didampingi oleh pelatih renang berpengalaman. Tapi sebelumnya, kamu wajib baca artikel ini.
Cara belajar renang agar cepat bisa adalah dengan mencoba berenang gaya dada atau gaya katak lebih dulu, karena lebih mudah dilakukan. Renang gaya katak dapat dilakukan dengan mempertahankan kepala tetap di permukaan dengan gerakan tangan lurus ke depan, lalu membuka ke arah samping disertai kaki menendang ke arah luar menyerupai gerakan katak. Atau kamu dapat mencoba gerakan lain yang dianggap paling mudah. Berikut ini akan kami sajikan tips belajar renang untuk orang dewasa.
Pelatih renang, Dudi Iswadi mengatakan, belajar renang untuk dewasa akan lebih mudah dan cepat karena tingkat pemahaman yang diterima orang dewasa lebih mudah dibanding anak kecil. Menurutnya, persiapan yang harus dilakukan sebelum berlatih renang adalah fisik yang prima, makan 1-2 jam sebelum berenang, peralatan renang (pakaian dan kacamata renang), dan memilih kedalaman kolam sesuai dengan tinggi tubuh perenang.
“Idealnya belajar berenang dilakukan 2 kali dalam seminggu dan setiap kali latihan yakni 1-2 jam,” kata Dudi saat dihubungi melalui telepon, Senin (23/1/2017). Dia menambahkan, sebelum belajar renang, lakukan pemanasan sekitar 20 menit agar otot tubuh siap untuk berenang. Di samping itu, hindari makanan yang mengandung minyak dan minuman bersoda, serta hindari merokok. “Setelah itu semua tinggal mengikuti intruksi pelatih,” tutupnya.
Baca juga: 10 Jenis-jenis Olahraga yang Wajib Dilakukan di 2017
Tips belajar renang untuk dewasa
1. Belajar pernapasan dalam air
Sebelum mulai berenang pastikan sudah pemanasan dulu ya. Selanjutnya kalau sudah masuk kolam, hal pertama belajar renang untuk dewasa yang perlu dilakukan adalah mengatur napas dalam air. Caranya, ambil napas yang panjang, lalu masukkan semua badan ke dalam kolam. Tahan napas sambil hitung (dalam hati) berapa detik kamu bisa menahan napas dalam air.
Oh ya, di dalam air usahakan bikin bubble ya (keluarkan napas sedikit demi sedikit melalui mulut atau hidung). Karena ternyata kalau menahan napas tanpa dikeluarin (bikin bubble), itu malah bikin kita ngos- ngosan. Kalau hitungan nahan napas di dalam air masih kurang dari 10 detik, ulangi lagi hingga benar-benar napasnya lancar ya (sekitar 15-20 detik). Belajar napas ini penting, karena ketika kamu berenang, nggak cepat lelah.
2. Teknik awal meluncur
Untuk teknik awal meluncur ini, meluncur aja seperti biasa. Posisi berdiri (kalau kolamnya dalam) atau jongkok (kalau kolamnya dangkal), dengan kaki kanan ditempelkan di dinding kolam. Sedangkan kedua tangan sejajar ke depan. Untuk awal-awal, kamu hanya perlu meluncur saja, dengan menendang kaki dari dinding kolam tadi dan meluncur ke depan tanpa menggunakan gaya apa pun. Karena teknik ini hanya buat latihan, belum masuk ke teknik gaya renang.
Baca juga: Anak Down Syndrome, Berenang bersama Pelatih Pribadi
Saat meluncur di dalam air, pastikan kepala menghadap dasar kolam, dagu menyentuh leher dan posisi telinga sejajar dengan lengan. Lakukan teknik ini dalam sekali napas dan pastikan selama di dalam air sambil bikin bubble seperti yang dijelaskan di poin 1. Kalau sudah kerasa napas mau habis, berhenti saja dan ulang lagi dari awal. Terus lakukan teknik ini berulang-ulang hingga lancar.
3. Gaya renang
Jika poin 1 dan 2 sudah lancar, baru deh belajar gaya renang. Beberapa gaya berenang yang bisa dilakukan, seperti gaya katak/gaya dada, gaya kupu-kupu, gaya punggung, dan gaya bebas. Yang paling susah dipelajari dan paling memakan banyak energi adalah gaya kupu-kupu. Sedangkan untuk belajar renang untuk pemula dewasa disarankan untuk mempelajari gaya katak terlebih dahulu. Setelah lancar gaya katak, kamu bisa belajar gaya punggung dan gaya bebasnya, sehingga akan lebih mudah.
Baca juga: Apa Pentingnya Pemanasan Sebelum Olahraga? Ini Ulasannya
4. Terus belajar dan berusaha
Pada awal memulainya pasti akan terasa berat. Begitu juga saat awal belajar berenang. Apalagi yang memiliki trauma dengan air/berenang dari masa kecil. Tubuh kita itu hampir 85 persen terdiri dari air, jadi jangan takut tenggelam. Karena sebenarnya berada di dalam air itu berarti tubuh kita kembali ke nature-nya sendiri. Jangan putus asa untuk terus berlatih ya. Belajar renang untuk dewasa bakal membuahkan hasil jika kamu tekun dan rutin berlatih.
Tips belajar renang untuk dewasa tersebut jika kamu terapkan dan berlatih dengan rutin, maka impian kamu untuk bisa berenang akan terwujud. Yang tak kalah penting, ikuti setiap instruksi dari pelatih. Selamat berlatih!

