SukaSPORT - Anak-anak, terutama usia balita umumnya suka bermain air. Ketika mandi, biasanya anak suka berlama-lama dan sulit beranjak dari bak mandi. Kebiasaan anak tersebut bisa diarahkan ke hal yang lebih bermanfaat, seperti mengajarkan anak berenang, karena sangat bermanfaat untuk perkembangan dan kesehatan anak. Namun para orangtua harus mengetahui bagaimana cara mengajarkan bayi berenang.
Kemampuan berenang sudah dimiliki sejak usia bayi, karena kemampuan ini usdah dialami bayi saat dalam kandungan yang terbiasa dengan air ketuban. Sebenarnya pada usia empat bulan, bayi telah memiliki kemampuan refleks menyelam. Sebelum orangtua memberitahukan cara mengajar bayi berenang, sebaiknya bayi dibiasakan dengan aktivitas air.
Misalnya memberikan percikan air di atas tubuhnya. Pilih tempat berenang yang dapat memberikan kenyaman, atau para orangtua juga dapat menggunakan jasa personal trainer. Dengan bantuan personal trainer, orangtua tidak perlu khawatir, karena trainer mengetahui cara melatih bayi berenang dengan baik dan benar, sehingga berenang bisa dilakukan dengan santai dan menyenangkan.
Baca juga: Anak Down Syndrome, Berenang bersama Pelatih Pribadi
Pelatih renang, Dudi Iswadi mengatakan, penting mengajarkan berenang kepada bayi, karena bisa menstimulasi gerakan tubuh bayi. Menurutnya, bayi sudah bisa diajarkan berenang minimal berusia 9 bulan ke atas atau si bayi sudah bisa duduk.
“Sebelum mengajarkan bayi berenang, harus diketahui histori kesehatan bayi. Kemudian, sebaiknya bayi diberikan pengenalan air terlebih dahulu, agar tidak takut air. Upayakan bayi senang dan nyaman dengan air, setelah itu baru bayi bisa diajarkan berenang,” kata Dudi saat dihubungi, Jumat (27/1/2017).
Cara mengajarkan bayi berenang:
1. Kondisi kesehatan bayi
Salah satu cara mengajarkan bayi berenang yang satu ini adalah memberikan kenyaman selama melakukan berenang bersama anak, sebaiknya pastikan kondisi kesehatan kamu dan bayi. Apabila bayi mengalami masalah kembung atau gangguan pencernaan lainnya, sebaiknya tidak melakukan aktivitas berenang.
2. Memilih kolam berenang
Beda halnya dengan mengajarkan berenang pada anak, pada saat kamu mengajarkan cara aman bayi berenang, sebaiknya memperhatikan saat memilih kolam renang. Hal ini bertujuan untuk memberikan keamanan dan kenyaman selama bayi belajar berenang.
Baca juga: 10 Kolam Renang di Jakarta yang Bagus Jadi Pilihan
3. Kenalkan kolam renang pada bayi
Salah satu cara terbaik dalam memperkenalkan kolam renang pada bayi adalah dengan meletakan bayi di tepi kolam, kemudian melatihnya sedikit demi sedikit agar tidak kaget. Misalnya kamu dapat duduk di tepi kolam, lalu memasukan bayi setengah badan ke dalam kolam renang dan mengangkatnya.
4. Gunakan krim perawatan kulit
Jika bayi memiliki masalah dengan kulitnya, sebelum berenang sebaiknya diberikan gel yang dapat membantu mengurangi risiko kesehatan kulit. Untuk dapat memastikan penanganan khusus, sebaiknya kamu berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter anak, sehingga tidak mengganggu kenyamanan bayi setelah berenang.
5. Yakinkan bayi
Berikan keyakinan pada bayi jika berenang merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan. Letakkan mulut kamu di bawah air dan tunjukan pada bayi bagaimana untuk meniup gelembung. Ini adalah pelajaran penting bagi bayi. Kemudian, kamu dapat mengambil posisi denga cara membaringkannya telentang dengan kepala bersandar di bahu. Dorong bayi untuk menendang kakinya.
Baca juga: Rahasia Mudah Belajar Renang untuk Dewasa
6. Berikan rasa aman
Bayi memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan orangtua, ketika melakukan aktivitas renang, sebaiknya mengajarkan bayi berenang dengan menjaga kontak mata dengannya, berikan senyum, dan dorongan untuk belajar berenang.
Itulah 6 tips cara mengajarkan bayi berenang yang dapat kamu ajarkan kepada si buah hati. Memanjakan bayi tercinta dengan berenang sangatlah dibutuhkan, namun kamu perlu berhati-hati dalam melakukannya. Dengan mengajarkan berenang pada si kecil, akan membuat buah hati menjadi lebih aktif dan tanggap.

